My Mind is getting clearer..hopefully,,

Kemaren aq baru lihat di tipi (oh yeah,, aq juga punya tipi),, ada satu liputan yang bener2 menarik perhatianQ. Rada lupa sih nama acaranya paan,, tapi yang jelas tentang binatang2 gitu, binatang beneran bukan binatang yang bisa duduk2 di kursi dan sok ngurusin urusan rakyat itu..

Kali ini liputan tentang binatang unik bernama ikan salmon..
Gag salah nih,Nut?? Engga kok,, ini beneran.
Hewan yang mungkin bisa dibilang gag umum buat kita ini nyimpen kisah menarik yang bisa kita ambil buat kehidupan. Layaknya aja hewan kecoak yang mendidik kita buat jadi orang yang punya daya tahan kuat, pantang menyerah.

Kok bisa?? Iy,, cockroach, no matter how many times you flush them into your toilet, they’ll find a way for crawling out. Keras kepala banget ya,, hehehe..

Salmon2 juga kayak gitu. Tau kan? Beberapa hewan punya kebiasaan untuk berpindah tempat (migration) dalam jarak yang luar biasa jaohnya. Contohnya aja kayak Paus yang punya rekor sejauh (kalo gag salah) 3000 mil buat migrasi-nya. Buat si Salmon,, dia bisa ngotot renang2 kayak temen2nya yang banyaknya minta ampun sejauh ratusan mil buat cari tempat yang nyaman buat naroh telur2nya. And u have to know this,, gag semua dari kawanan Salmon itu selamet,, banyak yang mati karena kecapekan,, rusak siripnya,, banyak juga yang kecantol ma ikan2 penghibur di tengah jalan,, haha becanda dunk dikit..

Jalur yang mereka tempuh juga gag maen2,, gag kayak Paus yang dengan enaknya renang di lautan lepas,, Salmon mesti nglewatin sungai2 juga buat nemuin tempat yang tepat,, itu artinya mereka melawan arus,, meloncat di antara bebatuan,, berenang melawan gravitasi saat jalur mereka tubrukan ma air terjun. Dan gag seperti Paus yang begitu perkasa,, gag punya banyak predator,, perjalanan Salmon ini punya banyak risiko dimangsa ma predator alami mereka,, yaitu beruang, burung dan juga ma gigi2 kamu itu..

Begitu sampai di tempatnya,, mereka bertelur. Udah gitu aja,, gag ada acara istirahat ato ngobrol sesama Salmon,, ngebicarain saham, bola ato semacemnya. Gimana bisa ngobrol,, lhawong hampir 90% dari mereka tu bakal mati karena kecapekan tadi..

Yeah,, mereka memang bergerak secara insting,, kalo mereka punya pikiran,, mungkin aja mereka bakal milih buat naroh telur mereka di lautan aja. Mo netas ato kagak,, pikirin entar aja. Kelihatannya lebih gampang kan?? Gag perlu ngehadepin kemungkinan serem kayak mati di tengah jalan gitu. Dasar ikan bego..

But, well, is it true??
Aq kenal seseorang,, he’s so different with others. While all people choose for the easiest way,, he put all of his coins into table and choose the hard one. Saat semua orang lebih suka tidur,, di bekerja buat kebaikan orang lain. Saat orang lain lebih milih melewatkan liburan dengan jalan2 ma temen2nya,, dia malah jalan2 ke kampus, di temenin ma laptop kesayangannya. Awalnya,, aq gag bisa paham jalan pikirannya.. I’m just a commoner,, just like them..

Setelah melihat acara hewan itu,, akhirnya aq bisa sedikit memahami pikiran sobatQ itu. Bukannya dia memilih jalan yang panjang dan melelahkan,, tapi dia memilih jalan yang dia yakini lebih baik daripada pilihan yang mudah. Jalan yang bakal membuatnya jadi lebih baik dan juga membuat orang lain menjadi lebih baik.

Dia sahabatQ,, meski banyak yang masih belum aq pahami tentang dia,, aq seneng akhirnya bisa sedikit mengerti hal yang selama ini dia lakuin tanpa sedikitpun keluar rasa sesal dari mulutnya. Ketika aq tanya ke dia,, kenapa juga sih dia mau kayak gitu,, aq juga gag bisa sepenuhnya paham dengan jawabannya. Kini setelah aq mulai memahami dia,, aq memutuskan,, bahwa aq juga mau menjadi satu di antara ribuan ikan salmon itu. Berenang ratusan mil dan menerima konsekuansi dari itu,, dengan harapan..

Ratusan telur yang aq hasilkan,, bisa mendapatkan kesempatan untuk hidup di lautan lepas,, menikmati keindahan dunia dan pada akhirnya meneruskan apa yang aq lakukan buat mereka..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar